MASALAH – MASALAH YANG AKAN DIHADAPI PADA KEGIATAN BUDIDAYA TANAMAN TALAS SAFIRA / SATOIMO

BERIKUT DAMPAK SERTA PENYELESAIANNYA

 

NO KETERANGAN MASALAH AKIBAT PENYELESAIAN
A. BIBIT
1. Benih (Umbi)  ● Sumber umbi yang datangnya tidak jelas / tertukar dgn jenis talas lain  ● Banyak yg busuk / tidak dapat tumbuh /tidak sempurna tumbuhnya dan tdk maksimal hasil panennya.  ● Memastikan jadwal tanam dgn pemesanan bibit kepada
tidak termonitor usia panennya Tanaman dapat mati muda pihak yg telah ditunjuk secara resmi dan sudah profesional oleh perusahaan
 ● Belum memasuki masa dormansi  ● Umbi gembos/busuk yg bertanggung jawab.
2. Bibit (Tanaman)  ● Pengemasan  ● Pengiriman tidak maksimal & mudah rusak  ● Menggunakan Kemasan peti & karung jala.
B. LAHAN
1. Sawah  ● Tanah keras berlempung  ● Tanaman Talas tidak dapat tumbuh dengan  ● Perlu dibajak & dicangkul berkali-kali sampai tanah
cepat / besar menjadi gembur & remah
 ● Memerlukan Kompos organik yg maksimal/semakin banyak semakin baik, jangan menggunakan bekas kotoran ayam sebaiknya dari bekas kotoran sapi, kambing atau limbah daun dan sayur-sayuran di fermentasi terlebih dahulu hingga menjadi kompos siap pakai.
 ● Apabila dilihat masih memerlukan tambahan pupuk kimia jangan melebihi dari 20 % dari jumlah total kebutuhan pupuk yang diperlukan selebihnya pakai pupuk organik ini benar-benar akan sangat mempengaruhi dari kwalitas umbi kelak setelah panen.
2. Tegalan  ● Kontur tanah tidak rata  ● Mobilisasi sulit  ● Perlu ditata terlebih dahulu kerataan tanah untuk lahan
 ● Tadah hujan  ● Erosi tanah maupun pupuk mudah tergerus tanam sesuai kontur tanah secara benar-benar aman
 ● Luasan tanah  ● Kekeringan tidak dapat air saat musim kemarau  ● Pengaturan saluran pembuangan air
 ● Sulit dalam pengembangan karena terkait  ● Perlu disiapkan saluran pipa-pipa untuk pengadaan
kepemilikan tanah air khususnya pada saat musim kemarau/irigasi system
 ● Dicarikan pola kemitraan bentuk kerjasama dengan para
pemilik lahan dengan metode yg tepat & benar serta
dapat dilaksanakan kerjasama yang saling menguntungkan
C. IKLIM
1. Kemarau  ● Kekurangan pasokan air utk bertani  ● Pertumbuhan tanaman terganggu & perlahan  ● Mencari data tentang situasi iklim di BMG untuk 12 bln
lahan mati mendatang sebelum rencana menanam
 ● Gagal panen  ● Mencari lahan yg pasti dilalui oleh sumber air sepanjang
tahun tidak terputus sebelum memilih lahan tanam
 ● Survey secara detail & seksama mengenai sumber
asal air akan diperoleh
 ● Membuat pipa-pipa pengairan/distribusi air serta bak
penampungan yg diarahkan ke lokasi lahan terpilih
 ● Membuat sumur bor/sumber air Deep Well (Sumur Dalam)
2. Penghujan  ● Kelebihan Pasokan air  ● Akar, umbi & batang menjadi busuk  ● Membuat sistem Drainase/saluran pembuangan air yg lebih
 ● Angin Kencang  ● Pohon terangkat karena diterpa angin & akar terencana & benar
terganggu  ● Menanam tanaman dengan jarak tanam yg lebih longgar
agar sirkulasi udara berjalan baik.
 ● Apabila pohon terangkat harus dirawat dengan menekan
kembali bersama tanah sekitarnya agar kembali tumbuh
kokoh dilahan tanam dan dapat dipanen
 ● Memberi pengobatan dengan bahan Fungisida & Pupuk
Makro & Mikro + Trace Element yg lengkap sesuai keperluan
D. HAMA & PENYAKIT
1. Pada Daun  ● Daun dimakan Ulat pengerat daun (ulat  ● Daun rusak & tanaman tidak berdaun sehingga  ● Disemprot dengan Pestisida & perata seperti Curacron,
mata raksasa / Rhyncholaba Acteus) tanaman akan terganggu pertumbuhannya Ripcord atau sejenisnya + Carier (apabila sudah merata
jumlah tanaman yg terserang)
 ● Ulat dimusnahkan (apabila baru sedikit yg terserang)
 ● Aphis Tavaresi Del G  ● Daun akan dihisap cairannya  ● Perlu diantisipasi penyebarannya terutama pada permula-
sinonim : A. Nigricans U.D. Goot Toxoptera  ● Dapat menularkan penyakit pada tanaman an musim kemarau dengan penyemprotan insectisida :
Citricidus (Kirk) Daun perlahan akan menjadi kisut kering Perfekthion, Curacron & sejenisnya.
 ● Tanaman akan terganggu pertumbuhannya
 ● Coccusviridis (Green)  ● Menghisap cairan tanaman sehingga tanaman  ● Mencapai jumlah yg terbanyak pada akhir musim kering
sinonim : Lecanium viridae (kutu sisik hijau menjadi lemah, pertumbuhan terhambat kutu sisik hijau ini punya hubungan erat dengan semut,
Lunak)  ● Kutu ini menggeluarkan embun madu sehingga maka semut tersebut ikut tersemprot Pestisida :
akan timbul cendawan Jelaga yg akan menutup Diazinon, Malathion atau Curacron
daun & mempengaruhi proses asimilasi
 ● Klorose  ● Daun keluar bercak-bercak coklat karat, ungu,  ● Cegah penanaman pada area lahan yang kurang
Perubahan warna daun karena tidak hitam bisa menjadi kering sehingga terjadi mendapat penyinaran matahari.
berfungsinya Clorofil (Zat hijau daun) lubang-lubang (Perforasi / Shothole)  ● Dicegah dengan melakukan penyemprotan Fungisida :
Antracol, Dithane dan sejenisnya.
 ● Memotong daun yg terkena serangan Klorose, potongan
sebaiknya dibakar agar tidak menulari tanaman lain
2. Pada Umbi  ● Busuk umbi  ● Umbi tidak dapat dipanen  ● Dilakukan penyemprotan Fungisida
Karena Jamur & Bakteri  ● Apabila dibiarkan dapat merambat ke umbi-umbi  ● Dilakukan pemutusan umbi yg terkena serangan busuk,
yg lain diolesi dengan Fungisida ditambah abu sekam
 ● Diberi Bakterisida
 ● Busuk umbi karena serangan ulat  ● Umbi akan berlubang-lubang & gembos  ● Lakukan penyemprotan dengan Insectisida dengan jadwal
yg teratur terlebih pada masa peralihan musim penghujan
ke musim kemarau.
E. KOMPOS  ● Tidak ada bahan baku untuk membuat  ● Mengandalkan pupuk An-Organik (Kimia) dan jika  ● Mendatangkan Kompos / pupuk Organik siap pakai dari
Kompos terus -menerus mengguankan pupuk An-Organik wilayah lain
Lama kelamaan tanah akan menjadi rusak /
mengeras
 ● Bahan baku belum siap untuk digunakan  ● Akan merusak pertumbuhan akar & tanaman  ● Membina masyarakat untuk membuat kompos sendiri
sebagai pupuk Organik dengan cara yg benar
 ● Membina masyarakat untuk memelihara peliharaan ternak
seperti Sapi, Kambing, Kelinci dsb untuk menjadi nilai
 tambah hasil pendapatan petani sekaligus menciptakan
kelanggengan tersedianya bahan baku utama untuk
pembuatan Kompos
F. SUMBER DAYA MANUSIA  ● Petani pekerja yg usianya sudah lanjut  ● Lambatnya program untuk dijalankan guna men-  ● Perlu adanya survey awal yg benar-benar mendetail untuk
(diatas 40Th) capai target yg dikehendaki sesuai perhitungan dapat melakukan pemetaan data yg akan dipakai sebagai
 ● Kurangnya Tenaga petani pekerja yg muda nilai suatu usaha / bisnis penyusunan strategi usaha bersama di kemasyarakatan
 ● Sulit menerima masukan-masukan baru  ● Sering terjadi ‘Trial & Error’ petani yg melibatkan semua pihak (Pemerintah, Swasta
yg terkait dengan masalah pertanian  ● Menguras waktu, tenaga & uang dan masyarakat)
(Old Methode)  ● Putus asa / Semangat  ● Membangun Community Development bersama
 ● Kurang disiplin  ● Mengadakan penyuluhan terus menerus
 ● Pendidikan yg rendah  ● Menciptakan beberapa tenaga ahli yg diambil dari wilayah
 ● Tidak adanya Tenaga Penyuluh yg tepat daerah asalnya untuk dijadikan pemimpin
guna & tepat lokasi
G. TRANSPORTASI
 ● Lokasi lahan tanam jauh letaknya dari jalan  ● Mobilisasi sulit untuk mengangkut benih, pupuk  ● Mencari lahan yg dekat dengan jalan serta dapat dilalui
maupun hasil panennya. oleh kendaraan umum roda dua maupun roda empat
Akan menimbulkan penambahan biaya produksi sejenis Pik-up maupun truk, tidak terlalu jauh dari
lokasi pabrik / penampungan akhir
H. UANG  ● Tersendatnya pengadaan dana untuk penge-  ● Program tidak dapat berjalan dengan semestinya  ● Perlu perencanaan serta komitment yg kuat untuk
luaran biaya produksi disaat diperlukan & dapat mengakibatkan Gagal panen menjalankan program ini
 ● Sulit mencari dana
 ● Dana yg dipinjam bunganya terlalu tinggi
I. SISTEM / MANAGEMENT
 ● Tidak tercatat semua aktifitas di lapangan  ● Sulit mengontrol perkembangan dari kegiatan  ● Membuat sistem terlebih dahulu sebelum program dijalankan,
 ●  Administrasi, pembukuan tidak ada usaha dari hari ke hari tugas & tanggung jawab masing-masing personil yg terlibat
 ● Tidak dapat mengambil keputusan / tindakan  ● Menjalankan sistem yg telah dibuat dan disepakati
secara cepat & tepat apabila ada permasalahan bersama dengan disiplin penuh & dedikasi tinggi.
yg akan terjadi ataupun sedang terjadi
 ● Dapat menjadikan kegagalan usaha namun tidak
dapat diketahui apa penyebabnya secara pasti &
tidak tahu apa yg akan dilakukan selanjutnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s